Blog Kang Dede

Dari Bandung untuk Semua

Madu Australia

honeyMANUSIA telah memelihara lebah untuk diambil madunya sejak 4000 tahun sebelum masehi. Dari zaman dahulu masyarakat sudah percaya bahwa madu sangatlah penting, terutama untuk keperluan pengobatan. Madu juga dipercaya sebagai aprodisiak dan antibakteri.

Secara kimiawi madu adalah campuran komplek dari gula fruktosa dan glukosa dengan air, asam-asam organik, dan mineral dan vitamin, ditambah pigmen-pigmen tanaman.

Madu dihasilkan oleh lebah-lebah dari nektar bunga-bunga sejumlah spesies tumbuhan. Bunga yang berbeda akan menghasilkan jumlah, kualitas, warna, konsistensi dan rasa nektar yang berbeda pula. Variasi dalam nektar bertanggung jawab atas banyaknya perbedaan jenis madu. Sebagai contoh madu yang diproduksi di AS berasal dari cengkih dan alfalfa, yang menghasilkan madu berwarna terang dengan rasa yang lezat, bila dihasilkian dari tanaman buckwheat, warna madu akan lebih gelap dan rasanya lebih tajam. Kebanyakan produk komersial adalah campuran dari beberapa madu.

Lebah penghasil madu, yang biasa dipelihara adalah spesies-spesies Apis mellifera, Apis florea, Apis cerana dan Apis dorsata. Lebah-lebah ini mengumpulkan nektar dari bunga-bunga dan membawanya ke sarangnya, dimana mereka mengubahnya menjadi madu dengan mengeringkannya untuk menurunkan kadar air hingga 17%, dan dengan menambahkan enzim dari air liurnya mengubah sukrosa dalam nektar menjadi glukosa dan fruktosa kemudian disimpan di dalam sel-sel sarang yang berbentuk heksagonal, setelah penuh sel-sel itu akan ditutup dengan lilin. Untuk menghasilkan satu kilogram madu, lebih dari 550 lebah harus mengunjungi lebih dari 2,5 juta bunga-bunga.

Saat ini, madu diproduksi hampir di setiap negara di dunia. Negara-negara utama penghasil madu adalah China, Amerika Serikat, Asia Tengah, dan Australia. Madu Australia memiliki reputasi di pasar dunia sebagai produk berkualitas premium. Madu Australia sepenuhnya bebas dari bahan-bahan kimia seperti pestisida, antibiotika dan penyakit.

25 Desember 2008 - Posted by | Uncategorized

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.